Aku melihat titik kelemahanku
Aku merasakannya dengan sangat jelas dan sulit menghindarinya
Ketika kumencoba untuk tidak peduli malah membuatku semakin mengerti
kelemahan itu
Dan ketika kumencari pola untuk menghindar dari kelemahan itu yang
kudapati hanya sendiri
Dengan menjauh dari caraku melampiaskan akan menghindarkanku dari
kelemahan yang melukai
Pelampiasan yang kunikmati harus berhasil kuhentikan
Untuk menghidarkanku dampak kelemahanku
Setiap orang memiliki kelemahan
Sayangnya lemahku hanya membuat luka yang sulit kusembuhkan sendiri
Aku benci jika harus tertahan
Inikah perpisahan dari pelampiasan yang menyenangkan itu
Haruskah kurenggut senyum demi menghindari luka
Jika melihat dari kesimpulanku, aku sungguh hanya butuh sendiri











0 komentar:
Posting Komentar