Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Logika VS Hati

Mulai dikerumuni dengan hal-hal yang sulit dicerna oleh otak
Logika,, siapa yang  tidak tahu dengan hal itu
Dan ketika Logika harus berhadapan dengan hati, Yang tak jarang berseberangan.

Ada apa dengan Logika dan Hati ??
Mengapa sering kali harus bertentangan ??
Dan ketika  berbeda yang mana yang harus mendominasi ??

Seperti pula saat ini,
Kisah terurai antara wanita dan kekasih hatinya
Kisah yang melibatkan Logika dan Hati
Kisah  yang hanya indah dikhayalan semata

Dan saat ini pula,
Karena kisah itu  hati wanita harus terlibat dengan  berbagai rasa
Kadang berselimut kabut dan kadang  berlimpahan kehangatan
Dan ketika dua rasa yang jauh berbeda datang silih berganti
Sehingga mana yang disebut nyata oleh  Logika ??
Dan mana yang harus hati percayai ??

Di luar sana banyak yang mengagungkan kata hati
Banyak pula yang  tegas dengan pendirian Logika
Hati tak memiliki kadar benar dan salah
Sedang  Logika jauh dari kadar senang dan sedih
Jika seperti itu harus seperti apa selanjutnya

Akhh...  Sepertinya Logika dan Hati  merupakan dua hal yang tidak bisa disandingkan
Dua hal yang akan sulit mencari titik tengah
Dua hal yang  terkadang selalu menyesatkan
Dua hal yang  bisa mengarahkan ke hal yang indah atau sebaliknya


Ohh...  Logika  dan  hati 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Riana dan Kisah Hatinya

Ini kisah lama dan hanya terulang dengan objek yang berbeda.  Riana namanya dan kisah itu kisahnya.  Gadis berwajah asia dengan gaya dan perilaku sederhana serta senyumnya yang ramah, itulah sosok Riana. Dia patut bersyukur dikelilingi keluarga yang harmonis dan penuh tawa yang hangat. Namun disisi lain Riana selalu saja terjebak dititik yang sama, yahh titik itu adalah kisah hatinya.

Mencintai seseorang itu wajar, apalagi jatuh cinta kepada siapa saja bisa terjadi kapan saja. Yahh, cinta tak pernah mengenal waktu. Demikian pula Riana, cinta datang dan pergi dihatinya. Tetapi ada yang beda dari kisah cinta Riana yang menurutnya itulah titik yang sangat menyakitkan. Titik yang selalu saja terulang hampir sepanjang tahap kehidupannya.

Bahkan di tahap saat dia berumur lebih dewasa. Mencintai seseorang sepenuh hati dan berusaha untuk menarik perhatiannya agar cintanya terbalaskan. Itu kisah normal yang banyak orang pernah merasakannya. Yang berbeda dari kisah Riana adalah ketika dia mencintai seseorang dan berusaha melakukan yang terbaik agar pujaan hatinya dapat juga menyukainya. Yah, Riana selalu saja berhasil memikat pujaan hatinya dengan keramahan dan kesungguhannya melakukan yang terbaik tanpa terlihat oleh mata orang lain. Namun, jika Riana telah sampai di titik tersebut maka semuanya buram bahkan gelap. Mengapa ??, karena setelah melewati titik tersebut maka selnjutnya titik yang menyakitkan harus dan selalu saja dia rasakan. Titik yang menyakitkan itu yakni Riana harus menerima kenyataan bahwa  pujaan hatinya tidak pernah memiliki perasaan kepadanya hanya sebatas ‘teman baik  yang menyenangkan’. Tidak hanya sampai disitu, kenyataan selanjutnya adalah pujaan hatinya lebih menyukai orang lain dan orang lain tersebut tidak jarang adalah sahabat Riana sendiri.

“Mengapa harus orang yang disekelilingku ??” Teriak batin Riana ketika harus mengetahui kenyataan tersebut.  Tentu akan sangat menyakitkan ketika melihat pujaan hati berusaha menarik perhatian sahabat sendiri. Betapa cemburunya hati seorang Riana disaat melihat senyum terurai lebar dari pujaan hatinya bersama sahabatnya. Tidak hanya Riana, setiap perempuan akan teriris hatinya jika harus menghadapi kisah tersebut.
“Kisah ini sama dengan kisah sebelumnya yang berbeda hanya objeknya karena rasa sakitnyapun sama.” Keluh Riana pada dirinya sendiri.




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tahukah !!!

Aku pernah meragu tentangmu
Aku pernah salah mendefinisikanmu
Aku pernah enggan menyebutmu dibaris harapku
Dan aku pernah berteriak untuk berhenti merajut asa tetangmu

Tahukah,,
Hal itu pernah kubantahkan sendiri
Hal itu pernah ku ingkari
Karena aku sungguh tak mampu

Tahukah,,
Aku pernah kembali menyebutmu dibaris harapku
Aku pernah kembali merajut hal indah tentangmu  bahkan lebih indah dari sebelumnya
Dunia khayalku pernah kembali penuh tentangmu

Tahukah,
Aku benci saat aku tak mampu berdiri disatu pendirian
Aku benci rasaku terombang-ambing  hanya karenamu
Aku benci mengapa semuanya terurai karenamu

Kini aku selayaknya berdiri di persimpangan jalan
Berdiri di tengah  dan mulai meragu untuk melangkah

Dan aku masih saja berdiri, enggan untuk memulai berpijak


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS