Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Bodoh_Muu


Apa yang kamu cari dari tindakan mu itu ?? apakah kau tak mendapatkan itu dari kekasihmu. Kau mencari kesenangan dengan mendatangi diriku. Kau seakan ingin melampiaskan nafsumu semata dan tujuanmu setiap saaat menemuiku hanya pelampiasan nafsu belaka, yang mungkin tak kau peroleh dari kekasihmu.

Apa kau bahagia setelah datang menemuiku semalam ? tentunya pasti kau jawab “iya” karena kau memperoleh apa yang kau inginkan, keindahan tubuhku. Aku tak marah dengan tanganmu yang seenaknya menggenggam tanganku, menciuminya untuk menghangatkan tanganmu. Kau menikmati keindahan tubuhku yang pada malam itu aku mengenakan celana pendek sehinggga kau puas memandanginya bahkan tanganmu gatal untuk menyentuhnya. Yah, aku tahu itu karena aku merasakannya, tanganmu yang semula hanya menggenggam tanganku dan sedikit demi sedikit menghampiri kakiku yang hanya dibalut dengan celana pendek. Aku hanya tertawa pada saat itu, ternyata kau sebejad itu. Mungkin pada malam itu kau bahagia dengan kepuasanmu, tapi bagiku itu sebuah lelucon yang berhasil kubuat yang artinya menandakan kau SAMA dengan lelaki yang penuh dengan nafsu belaka.

“Aku belum mau pulang, aku pulangnya jam 10 aja yahh, nggak papakan?” Tanyamu. Bodoh, kau belum mau pulang karena kau belum puaskan!!??.

Lucunya adalah kau tak sadar bahwa kau telah menunjukkan sikapmu yang sebenarnya bahkan kau lebih bejad dari yang kukira. Sadarkah kau bahwa aku tahu, kau memiliki kekasih dan aku kenal dia. Satu hal yang perlu kau tahu aku tak akan melukai hati kekasihmu yang setia padamu disana. Maka bahagialah kamu karena mulutku akan tetap bungkam, meski ku tahu itu salah.

“Aku dengar kamu ingin nonton yahh? Bareng sama aku saja, aku teraktir dehh..” Bujukmu padaku.

Kebodohanmu selanjutnya yang tampak, aku tahu kau ingin mengajakku karena kau masih ingin melanjutkan nafsumu di dalam bioskop yang gelap pasti tanganmu akan tak tenang melihat tanganku yang nganggur di sampingmu dan bisa jadi kau  akan meminta lebih dari itu. Aku telah menebak hal itu yang akan terjadi.
Apa yang sebenarnya yang kau rasakan padaku, cintakah ?, atau hanya sekedar nafsu belaka yang tak kau peroleh dari kekasihmu. Teringatkah kau dengan kekasihmu saat kau melakukan hal itu. Satu hal yang bisa kuprediksi kau sama sekali tak memiliki rasa cinta untukku dan kau hanya menjadikanku pelampiasan nafsumu yang tak kau dapatkan dari kekasihmu. Aku pun mengiyakan semua tindakanmu hanya ingin tahu seberapa bejad dirimu, hanya itu. Jika kau pikir aku memiliki perasaan suka atau cinta padamu, itu SALAH karena aku tak pernah memilki rasa apapun padamu, sedikitpun.

Satu hal yang perlu kau tahu, aku tak akan memberikan lebih dari apa yang telah kau lakukan pada malam itu. Batas pelampiasan nafsumu hanya sampai disitu saja. Aku tahu kau masih berharap lebih dari apa yang kau peroleh malam itu dan selanjutnya jika kau berupaya dengan melakukan segala cara untuk memperoleh lebih maka aku akan pergi dan membiarkan dirimu menahan nafsumu yang tak terpenuhi. Pada saat itu aku yakin kau akan sedih, terpuruk dan pada saat itulah “Kemenanganku” dimulai.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

AnganKu



Aku terjebak dalam anganku membuatku melakukan segala cara agar dapat terwujud, bahkan melakukan yang selama ini tak pernah terpikirkan olehku.

“Mengapa seperti ini ??” Teriak batinku yang semakin sesak dengan hal yang ingin kugapai. Aku kelelahan dengan rutinitas ini. Rutinitas yang menjebak batinku dalam gelap keinginan duniawi semata. Meski tiap tingkah laku mencerminkan diriku baik-baik saja tetapi sesungguhnya aku kesakitan.

Sendiri ku menahan batinku yang sakit yang tertekan dengan keadaan disekelilingku. Yah,, aku memilih menyimpan semuanya sendiri karena percuma jika ada yang tahu pasti tak akan merubah apapun dan kutahu sifat manusia yang memperoleh informasi tentunya akan berpindah ke manusia lainnya dan aku tak menginginkan hal itu. Itu yang membuatku tak pernah ingin membagi cerita dengan orang disekelilingku.

Tidak, aku pernah menemukan seseorang yang berhasil membuatku tak bungkam lagi dengan kisahku, namun karena kesalahanku dia pun pergi tak kembali.  Hingga kini kukembali ke kehidupanku semula, kehidupan yang kujalani dengan diam menutupi keinginanku.

Semakin hari aku semakin terjebak dalam anganku. Tangis hati setiap saat memilukanku kini. “Tuhan rasanya sakit” Kataku mengeluh. Kata-kata penguat ataupun kata indah serasa tak mempan lagi, kata penyemangat telah basi terngiang.

Canda tawa mereka menusuk tajam dan sangat menyakitkan. “Heii kalian tahukah kalian kalau aku  sakit!!” teriak batinku yang semakin menjadi. Percuma,, yahh percuma mereka tak akan dengar jikalaupun mereka dengar merekapun tak akan  peduli.

Sudahlah.. jalan hidup setiap manusia berbeda dan telah ditentukan jauh sebelum manusia itu lahir, termasuk aku, jalan hidupku yang seperti saat ini mungkin telah ditentukan seperti ini. Aku yakin aka ada kebahagiaan dan ujung dari perjalanan hidupku dan anganku suatu saat akan terjawab. Kuserahkan kepada waktu yang menunjukan akhir dari angan ini. . .



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Send For _U_

Kini ku tringat tentang dirimu,,
teringat kisah yang pernah terukir bersamamu,,
Teringat hari-hari yang pernah kulalui dengan kehadiranmu,,
Hati teriak akan sebuah kerinduan,,
Namun, Lidah tak mampu berucap akan keinginan hati..

----------  -------

Ku tata bahasa nan indah untuk mengurai keinginan hati,,
Ku ragu, Ku takut,,
tiba-tiba keraguan itu menghilang dan menghapus ketakutan ketika hati benar-benar ingin,,
hingga keberanian pun ada untuk mengutip kerinduan..

----------  -------

Walau tahu kerinduan tak akan terbalas,
tetapi jari-jari tangan  tetap yakin untuk mengurai isi hati melalui kata,,
yahh. . .
walau tak terbalas hati tak peduli,,
yang ia tahu hanya ia telah mengurai keinginannya..

----------  -------

Meski tahu tak akan terbalaskan,,
tetapi hati masih saja mengharap kerinduan kan terbalas
meski dengan caci maki ataupun hinaan..

_Not Replay

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS