Layaknya cermin, berkaca melihat raut wajah
Seketika tertawa dan kemudian lenyap
Bersikap tak selaras dengan suasana hati
Aku aktris dengan naskahku sendiri
Aku berbaur ditengah keramaian, ditengah-tengah mereka
yang menyanjungku
Dan kusambut mereka dengan ramahku
Seharusnya aku bahagia ditengah mereka
Dengan tawa yang mereka ciptakan untukku
Tetapi apa yang terlihat kosong dipandanganku
Kekosongan yang terlihat semakin terasa dipagi hari
Perjalanan yang setiap pagi kutempuh tertutupi dengan
kekosongan itu
Imajinasi yang berkesinambungan seperti biasa sulit
untuk kumulai
Ada apa ?? Mengapa
ada ruang yang kosong dan berdampak sejauh ini
Aku sendiri meraba-raba arti kosong
Sembari aku melewati waktu yang terus berputar
Menapaki jejak yang harus terangkai
Aku laksana aktris yang lihai beracting
Yang dengan mudah bersembunyi dikata “Aku Baik”
Tampak bahagia namun terpuruk ditengah kekosongan
Aku sembunyi sembari merangkak bangkit dari kekosongan
yang kulihat
Dan akan selalu seperti itu











