Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Kalimat Itu . . .



Ketika ingatan-ingatan kemarin berlabuh di rentetan waktu selanjutnya
Dan tak bisa untuk dikendalikan bahkan menghentikannya
Kemudian yang hanya bisa dilakukan adalah menikmati dan mengenang

Disaat ingatan itu masih hangat dan masih terekam jelas
Yahh.. Kalimat-kalimat yang kamu lontarkan tanpa sedikitpun nada keraguan
Yang mana kemudian aku meyakini kalimat itu, meski aku takut percaya

Tahukah kamu saat ini. . .
Semuanya terlihat tidak masuk akal
Kemarin kalimat itu benar-benar terlihat dari hatimu
Tetapi saat ini, tampak kemarin hanya berupa buah bibirmu yakni sekedar bujuk rayu

Sadarkah ??
Pergantian kalimat kemarin dengan kalimat baru memiliki jenjang waktu singkat
Hal itu benar-benar singkat bahkan sangat singkat
Semuanya membuktikan bahwa kalimat kemarin tak pernah bersumber dari hatimu
Kalimat itu hanya sebuah kalimat yang tak pernah memiliki arti
Mungkin sejak diucapkan kalimat itu pertama kali memang tak bermaksud memiliki arti

Akhh…
Bagaimanapun juga kalimat itu pernah menghanyutkanku
Dan ketika kalimat itu kini tak berarti lagi, setidaknya aku memiliki kenangannya
Mungkin tidak hanya itu,
Kalimat baru kini menegaskanku bahwa aku tidak perlu menyesal

Terima kasih telah memberikanku kesempatan mendengarkan kalimat itu
Yang selanjutnya menjadi kenanganku hari ini dan esok. . .


*Tahukah kamu apa yang kupikirkan saat aku menulis ini ??? *


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar