Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Fajarr. .

Warna Fajar pagi tadii seraya menyambut hari baru dan membuat hari sebelumnya menjadi kenangan..  
Warna Fajar yang sama juga memulai kisah barunya hari ini dengan harapan tak ada awan gelap yang menghalanginya hingga bertukar suasana dengan senja..

Warna Fajar nun indah meski sejenak  tapi mampu memberikan ketenangan bagi siapa saja yang menikmatinya.
Matahari akan menyinari dan menemani membuat kisah baru hari ini. Seperti apapun kisah itu matahari akan tetap bersinar.
Seperti apapun gambaran harapan hari ini, sama halnya matahari yang berharap tak ada awan gelap tentu aku tak  penah berharap tersandung kerikil hari ini.
Warna fajar yang  telah terganti sinar benderang matahari rangkullah aku hari ini dengan cahayamu hingga senja tiba..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Rindu Bermimpi

Aku  rindu bermimpi  ketika mengenangmu..
Aku rindu dengan khayalanku ketika kau tiba-tiba terlintas dibenakku
Mengapa secara tiba-tiba duniaku buyar ketika hadirmu dibenakku
Seperti malam rindu dengan rembulan,
Seperti seorang ibu rindu anaknya
Aku rindu memimpikanmu..

Realita membuatku enggan memimpikanmu.
Realita memaksa untuk berhenti bermimpi
Padahal aku rindu bermimpi

Ketika beberapa waktu silam aku terhenti untuk bermimpi
Kini aku rindu bermimpi
Bermimpi tentangmu
Bermimpi hadirmu
Bermimpi ketika kau hadir disampingku
Dan terus bermimpi tentangmu..

Aku rindu bermimpi
Karena kau yang sempurna hanya hadir dimimpi..


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sang Waktu

Waktu. . . 
Perjalanan waktu terlihat mulai menakutkan. Yah tentu saja, salah satu hal yang menakutkan antara lain adalah waktu itu sendiri. Tak ada yang bisa menghentikan meskipun hanya sedetik. Itulah kekejaman waktu yang terus saja berputar tanpa tahu kondisi apapun. Waktu pula yang mengantarkan dari titik kisah ke titik kisah berikutnya, tanpa ada tombol reply.

Sering kali setiap orang ketika masih kecil ingin segera remaja, pada saat remaja ingin segera dewasa dan setelah dewasa menjelang tua malah ingin kembali kecil lagi. Termasuk aku, alur itu pernah ku tempuh menginginkan hal yang belum waktunya dan ketika waktunya tiba malah ingin kembali titik sebelumnya. Terlebih saat ini, waktu terasa semakin sedikit, semakin menakutkan.

Waktu kini menggiringku ke tahap hidup yang lebih sulit lagi. Tahap hidup yang mungkin sebentar lagi puncak hidup. Seharusnya tidak menakutkan karena itu alur kehidupan. Mungkin yang mensugesti munculnya ketakutan adalah “Aku masih ingin menikmati masa-masaku, masih ingin mencapai angan dan kekhawatiran kisah kedepan tidak sama dengan apa yang menjadi impian.”

Akhh... apapun itu, bagaimanapun kelak, mau atau tidak, siap atau tidak waktu akan terus berjalan dengan kisah-kisahnya. Aku pasti akan tetap melewati itu karena sang waktu akan terus dengan kekejamannya.. 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Lagi . . .

Aku kembali terusik di saat ku saksikan kisah serupa yang berkali-kali kulihat.. Aku terusik, dan kali ini tarasa semakin dalam dari sebelumnya. Apalagi ketika kuperhadapkan dengan kenyataan disekelilingku membuat ku tak mampu membendung rasaku sendiri. Aku kembali terisak sendiri tanpa mereka yang disebut ‘kawan’. Yahh, Itu pilihanku untuk terisak seorang diri dan tak perlu mereka kujadikan kambing hitamku karena mereka tak mampu mengerti.

Gundah, itu kata yang tepat untuk menggambarkan jeritanku saat ini. Jeritan yang Cuma aku dan Allah yang tahu dan berharap Allah memberikan penjelasan akan jeritanku. Aku bingung dan aku muak dengan kisah ini yang setiap saat mengusik bahkan menghantui.

Tahukah, disaat terusik yang ada di benak “jalan sesatpun terasa ingin ditempuh”.

Meski hati telah mejawab kegundahan itu, namun bayangan sesal lebih gelap dan menakutkan. Bayangan sesal kelak yang membuat gundah bergejolak dan isak tak tertahankan.

Aku sakit kini bukan gundah lagi. Jeritanku berbeda dan sangat menyakitkan. Membuatku sesak dan terisak tapi kondisi yang membuatku menahan atau mungkin hanya menunda hingga kutemukan titik dimana aku sendiri dan melampiaskan dengan caraku sendiri. Aku sakit Allah, aku lelah dan aku tersiksa dengan kondisi yang harus membuatku memakai topeng yang berhias senyuman. Terlebih topeng yang harus ku tampakkan di depan orang tuaku. Aku benar-benar lelah.

Lagi dan Lagi..
Ini bukan yang pertama kalinya kukeluhkan hal ini. Beberapa waktu yang lalu sakit ini sedikit terlupa namun kembali terkuak oleh kisah serupa yang memiliki akhir yang indah.. Akhir yang tak mungkin kuwujudkan dalam duniaku.


Dibenakku, dimimpiku dan disetiap khayalanku begitu indah, namun jauh berbeda dengan kehidupan nyata. Mungkin aku terlalu banyak bermimpi atau mungkin aku terlalu lama hanyut dalam ruang mimpi. Tapi hanya ruang itu yang melegakan dan ruang itu ada damai, mungkin ruang itu hanya akan jadi ruang yang tak berarti di duniaku saat ini.

Lagii. . . 


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Forever Love

They say it's all right to be alone
But I honestly think being alone is too lonely

I wish to tell you that I'm waiting for you right here
My heart is ready to have you inside
I want to love you just like the way I dreamt it
And I want you to always be by my side

We live together winter spring or summer or fall
We will always be together
We will be in love just like in my dreams

Every day, months, and years, my heart is for you and only you
I won't love another or look at another
And I won't hold someone else's hands
The only one I want is you
I'm promise...

I wish to tell you that I'm waiting for you right here
My heart is ready to have you near
I want to love you just like the way I dreamt it
And I want you to be by my side

We live together winter spring or summer or fall
We will always be together
We will be in love just like in my dreams

Forever ... you and me


_By Tina Jittaleela

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS