Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Riana dan Kisah Hatinya

Ini kisah lama dan hanya terulang dengan objek yang berbeda.  Riana namanya dan kisah itu kisahnya.  Gadis berwajah asia dengan gaya dan perilaku sederhana serta senyumnya yang ramah, itulah sosok Riana. Dia patut bersyukur dikelilingi keluarga yang harmonis dan penuh tawa yang hangat. Namun disisi lain Riana selalu saja terjebak dititik yang sama, yahh titik itu adalah kisah hatinya.

Mencintai seseorang itu wajar, apalagi jatuh cinta kepada siapa saja bisa terjadi kapan saja. Yahh, cinta tak pernah mengenal waktu. Demikian pula Riana, cinta datang dan pergi dihatinya. Tetapi ada yang beda dari kisah cinta Riana yang menurutnya itulah titik yang sangat menyakitkan. Titik yang selalu saja terulang hampir sepanjang tahap kehidupannya.

Bahkan di tahap saat dia berumur lebih dewasa. Mencintai seseorang sepenuh hati dan berusaha untuk menarik perhatiannya agar cintanya terbalaskan. Itu kisah normal yang banyak orang pernah merasakannya. Yang berbeda dari kisah Riana adalah ketika dia mencintai seseorang dan berusaha melakukan yang terbaik agar pujaan hatinya dapat juga menyukainya. Yah, Riana selalu saja berhasil memikat pujaan hatinya dengan keramahan dan kesungguhannya melakukan yang terbaik tanpa terlihat oleh mata orang lain. Namun, jika Riana telah sampai di titik tersebut maka semuanya buram bahkan gelap. Mengapa ??, karena setelah melewati titik tersebut maka selnjutnya titik yang menyakitkan harus dan selalu saja dia rasakan. Titik yang menyakitkan itu yakni Riana harus menerima kenyataan bahwa  pujaan hatinya tidak pernah memiliki perasaan kepadanya hanya sebatas ‘teman baik  yang menyenangkan’. Tidak hanya sampai disitu, kenyataan selanjutnya adalah pujaan hatinya lebih menyukai orang lain dan orang lain tersebut tidak jarang adalah sahabat Riana sendiri.

“Mengapa harus orang yang disekelilingku ??” Teriak batin Riana ketika harus mengetahui kenyataan tersebut.  Tentu akan sangat menyakitkan ketika melihat pujaan hati berusaha menarik perhatian sahabat sendiri. Betapa cemburunya hati seorang Riana disaat melihat senyum terurai lebar dari pujaan hatinya bersama sahabatnya. Tidak hanya Riana, setiap perempuan akan teriris hatinya jika harus menghadapi kisah tersebut.
“Kisah ini sama dengan kisah sebelumnya yang berbeda hanya objeknya karena rasa sakitnyapun sama.” Keluh Riana pada dirinya sendiri.




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar