Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

'EGO' !!??


"Ketika Harapan lebih berharga dibanding sebuah EGO"


Hari ini aku melihat kemenangan sebuah ego. Pagi tadi dia menyalamiku sebagai ungkapan perpisahan sambil menunjukan sepucuk surat. Bukan surat cinta melainkan surat yang berarti pengibaran bendera putih. Aku hanya tersenyum dan tidak sempat membalas kalimatnya. Setelah kutelusuri ternyata keadaan itu terjadi karena perselisihan yang melibatkan ego. 

Sulit menjelaskan bahkan detil penjelasan pun akan mental ketika dibahasakan pada saat itu. Entah apakah keadaan seperti itu bisa dikatakan normal untuk manusia, tak mampu mengontrol pikiran sendiri ketika ego atau emosi sedang menyelimuti.

Dan perselisihan itu dimenangkan oleh ego, berhenti dan pergi. Baginya hal itu adalah sebuah langkah yang paling benar. Hal itu bisa saja terjadi ketika alasan berada ditempat itu karena untuk dirinya sendiri sehingga keputusannya berhubungan untuk menyelamatkan dirinya dari rasa sakit. Lain hal dengan orang yang bertahan bukan untuk dirinya sendiri yakni melibatkan orang yang berharga baginya [semisal keluarga]. 

Apadaya bagi orang yang bertahan dengan alasan bukan untuk dirinya sendiri. Emosi, ego atau mungkin hal yang tidak menyenangkan sekalipun tetap diabaikan. Bukan disebut mulia tetapi pengorbanan untuk sebuah senyum yang lebih berharga.

Tak ada yang sakit yang mampu diredam dengan mudah, namun ketika itu sakit demi meraih senyum dari orang yang berharga setidaknya dapat ditopang oleh keinginan tersebut. Biarkan sakit hari ini untuk senyum esok. Itu pemahaman sederhanaku saja untuk menguatkan disetiap sakit yang tak terungkap. 
‘Kill your Ego’ may be . . .


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar