Sudah lama sejak terakhir kali aku menulis. Entah apa yang mendorongku kali ini untuk bercerita, (Mungkin karena geram)..
Ini kisah tentang mereka, wanita dan prianya.
Semua tahu bagaimana rasa cinta, semua juga tahu bagaimana rasa sakit. Tak
jarang kedua rasa itu datang silih berganti bahkan jaraknya kadang berdekatan.
Langsung saja, ini tentang mereka. Entah rasa apa yang melibatkan mereka
berdua, yang kutahu mereka bisa saja saling cinta atau saling memanfaatkan. Singkat
cerita, setelah berjalan lama hubungan mereka sampailah dimana titik perhentian
langkah selanjutnya. Si pria akan menikahi seorang wanita tetapi bukan wanita
yang kumaksud dari kata ‘mereka’. Yahh,, tepatnya sang pria terlibat oleh dua
wanita yang dia akui mencintai keduanya (Tidak berniat Poligami). Alhasil wanita
yang tak dipilihnya harus merasakan sakit setelah dia memberikan kisah yang
menyenangkan dan rasa cinta beberapa bulan terakhir.
Siapa kemudian yang mesti dipersalahkan, Apakah si pria karena telah
melibatkan dua wanita didalam kisahnya secara bersamaan ?!?
Ataukah wanita yang tidak sadar bahwa dia telah menciantai pria yang
salah ?1?
Mugkin ini bukan kisah baru tetapi hanya kisah berulang bahkan bukan
hanya mereka yang mengalaminya banyak ditempat lain yang terlibat dengan cerita
yang sama. Namun yang membedakan (menurutku) adalah si pria tetap saja mengatakan cinta
kepada wanita yang ditinggalkannya. Menyuruhnya untuk tidak berubah setelah si
pria menikah, bahkan dia meyakinkan bahwa dia mencintainya dan dia bersikap
seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Mengapa dia masih mengumbar cinta dengan
wanita yang disakitinya?, mengapa dia masih bisa bersikap seoalah-olah semuanya
baik-baik saja?, Jika cinta seharusnya berusaha untuk tidak menyakiti kan.
Aku tahu bagaimana besarnya cinta wanita itu kepadanya. Aku tahu
bagaimana besarnya pengharapan wanita itu kepadanya. Dan semua itu tidak salah,
tidak ada yang menginginkan mencintai orang yang salah.
Aku hanya ingin tahu, apa yang dipikirkan oleh si Pria yang bisa
bersikap baik-baik saja setelah melukai sangat dalam. Menghancurkan hatinya
berkeping-keping. Melibatkannya dalam perjalanan menuju jurang. Dan tidak sama
sekali membantu untuk mengobati rasa sakit.
Kesimpulannya, apakah dia manusia ?!!!
Setahuku manusia memiliki hati, setidaknya tahu bagaimana sakitnya
dilibatkan dengan kisah yang tidak menyenangkan itu.
Bagaimanapun kelak akhir dari kisah mereka, yang kulihat entah sampai
kapan si pria akan berhenti berprilaku bukan
manusia. aku yakin cepat atau lambat si Pria akan merasakan sakit yang
sama, bisa saja dia akan menemukan wanita yang bukan manusia juga,, tohhh, sesama bukan manusia pasti cocok.
Terakhir dari tulisan ini,,
Aku tahu kita tidak bisa memilih untuk jatuh cinta kepada siapa tetapi
kita bisa memilih untuk bertahan dan memperjuangkan dia yang patut
diperjuangkan..











0 komentar:
Posting Komentar