Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Terlihat Baik-Baik Saja



  

'Buat Hatimu Beku Sejenak'



Perhatikan yang terjadi dengan orang-orang yang menyebut dirinya sedang galau. Banyak alasan yang menyebabkan kita berada diposisi sulit untuk melangkah. Kebanyakan dari mereka galau karena patah hati, merasa dilukai oleh seseorang terlebih jika orang itu yang memiliki tempat istimewa dihati. Rasanya hal yang sulit diutarakan dengan kalimat ketika hati terluka parah. Aku, kamu, dia dan mereka pasti pernah merasakannya sehingga tidak perlu kumendeskripsikan panjang kali lebar.

Sadarkah, akan sangat percuma memberikan hal positif kepada mereka yang sedang dirundung pilu. Karena yang menyelimuti kepalanya adalah hal yang menyakitkan itu sehingga hal positif apapun sulit untuk dicerna. Tetapi memberikan hal positif akan membantu untuk berdiri setidaknya sebagai tongkat untuk tetap tegap dan kembali melangkah. Seperti kalimat ‘Berbagi itu selalu berhasil melegakan’ meski tak pernah bisa menyelesaikan. But, remember!! Tidak semua hal yang bisa dibagikan keorang lain.

Tahukah, menurutku ada hal yang setingkat lebih sulit dimengerti dibanding rasa patah hati. Yahh.. Bagiku itu yakni “Terlihat Baik-Baik Saja”. Bayangkan aja, ketika rasa sakit mungkin menjelang depresi tetapi kamu harus menahan dan mengendalikannya kemudian melewati keseharianmu seperti kemarin. Menebar senyum, merangkai tawa dan terlihat tidak ada sesuatu yang mengganggu. Mungkin dapat dimisalkan buat hatimu beku untuk sejenak didepan mereka. Berdiri tegap dibalik kemurungan hati. Yahh, mungkin seperti itu gambarannya.

Terlihat baik-baik saja mugkin sedikit lebih sulit dibanding terlihat sedang sedih karena kita harus dipaksa menahan rasa. Tak kupungkiri terlihat baik-baik saja sama halnya kita berpura-pura atau menipu diri sendiri. Tetapi bagiku itu lebih baik, karena orang disekeliling kita tidak perlu tahu apapun tentang hal yang kita rasakan. Itu karena beberapa diantara mereka hanya penasaran bukan karena peduli.

But, dari semua itu, pernah dengar kalimat ‘Badai Pasti Berlalu’ kalimat yang menggambarkan kesedihan hari ini akan menjadi biasa beberapa hari kedepan dan pada akhirnya akan baik-baik saja. Begitupun kegaluan ‘Galau Pasti Berlalu’, kita hanya butuh untuk bertahan sedemikian rupa dan akan terbiasa esok hari. 


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

2 komentar:

Rachmiyati mengatakan...

Karena masalah diciptakan satu paket dengan masalahny :D

Unknown mengatakan...

yahh.. saya sepakat amhii..
Galau Pasti Berlalu.. hahaha :D

Posting Komentar